Tips Menggunakan Antivirus Secara Efektif

Dimana ada gula, pasti ada semut. Dimana ada komputer pasti ada virus. Tetapi, untuk menghadapi itu harus sedia payung sebelum hujan. Istilahnya sedia antivirus sebelum terkena virus. Begitulah sekiranya pepatah yang pas untuk menggambarkan keadaan teknologi saat ini.

Virus itu sendiri merupakan program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain. Virus komputer dapat dianalogikan dengan virus biologis yang menyebar dengan cara menyisipkan dirinya sendiri ke sel makhluk hidup. Virus komputer dapat merusak (misalnya dengan merusak data pada dokumen), membuat pengguna komputer merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan efek sama sekali.

Untuk itu, para ahli menciptakan penawar untuk memberantas virus-virus yang merajalela. Hampir di setiap komputer saat ini pasti memiliki antivirus tapi banyak diantara netter yang tidak menggunakan antivirus secara effektif. Sehingga akibatnya dapat mengganggu kinerja komputer.

Bagi sebagian besar para pengguna antivirus, setelah menginstallnya kemudian dibiarkan begitu saja atau hanya sekedar update saja tanpa menghiraukan pengaturan lainnya yang tidak kalah pentingnya. Hal inilah yang bisa memperberat kinerja komputer dan proses scanning sangat lambat.

Tips Menggunakan Antivirus Secara Efektif

Pengaturan yang standard bukan berarti pengaturan yang terbaik, bahkan sering membuat kerja komputer atau proses scanning menjadi sangat lambat. Lalu bagaimana cara pengunaan antivirus yang efektif dan efisien? Mungkin artikel ini akan bisa membantu dan member pengertian tentang penggunaan antivirus yang baik dan benar. Berikut ini adalah Tips Menggunakan Antivirus Secara Efektif:

Untuk Pengguna Offline

Jika komputer dalam keadaan tidak tersambung dengan koneksi internet, maka hal yang perlu dilakukan adalah:

  • Matikan fasilitas Auto Update, update dilakukan secara manual, dengan download virus database atau ketika konek dengan internet.
  • Bisa coba fasilitas Anti Spyware atau Email Scanner jika ada. Ataupun fasilitas lainnya yang berhubungan dengan koneksi internet, matikan saja untuk mengurangi pemakaian Memori dan CPU. Jika komputer hanya terkadang koneksi ke internet, maka scan spyware dapat dilakukan secara manual, setiap beberapa hari atau seminggu sekali.
  • Download virus definition (update) maksimal sekitar satu minggu sekali. Meskipun tidak ada batasan tertentu, tetapi lebih sering lebih baik.

Untuk Pengguna Online

Jika komputer selalu atau sering online, maka hal yang perlu dilakukan adalah:

  • Aktifkan Auto Update, sehari sekali saja sudah cukup, atau bahkan lebih sering juga lebih baik.
  • Aktifkan fasilitas Email Scanner atau anti spyware jika ada, kecuali menggunakan program anti spyware lainnya.

Proses Scan Virus

Proses ini bisa memakan waktu yang cukup lama, bahkan bisa sampai berjam-jam jika file yang dimiliki sebuah komputer sangatlah banyak. Agar proses ini lebih efektif, maka beberapa hal yang perlu dilakukan adalah:

Nonaktifkan Scan Archive (file yang dikompress, seperti zip, rar, cab dan sebagainya), kecuali jika punya banyak waktu untuk menscan virus. Karena jika ini diaktifkan proses scan bisa sangat lama. Jika ada virus didalam zip/archive maka tidak berbahaya asal file didalamnya tidak dijalankan.

Hindari setting untuk langsung menghapus/heal/remove file yang dianggap sebagai virus, lebih baik pilih Karantina (Move to Quarantine) atau rename. Kecuali sudah yakin bahwa file itu memang virus, bukan dokumen atau program yang terinfeksi virus.

Jika ada pilihan scan file-file tertentu/pilihan (smart extensions) dan semua file, maka lebih baik dipilih smart extensions, scan akan jauh lebih cepat.

Di bagian Scheduler Scan (Scan otomatis setiap waktu tertentu), pastikan diatur di saat-saat komputer jarang terpakai atau di matikan (non aktifkan/disabled) saja dan scan di lakukan secara manual. Karena kadang kita tidak tahu bahwa antivirus sedang melakukan scan yang bisa memakan waktu sangat lama, sehingga kerja komputer menjadi sangat lambat.

Jika sedang melakukan proses scan, sebaiknya tidak menjalankan program lain, apalagi yang berat. Juga pastikan untuk mematikan screensaver jika komputer ditinggal pergi.

Optimalisasi Umum

Periksa Virus Vault (karantina Virus). Jika sudah terlalu banyak isinya, hapus yang benar-benar virus atau file yang sudah tidak terpakai lagi. Jika banyak file yang berukuran sama, kemungkinan itu virus, jadi dihapus saja atau tinggalkan satu saja.
Aktifkan fasilitas Report, dan simpan report-nya di folder yang mudah dicari.
Selalu aktifkan Resident Shield/Guard, karena ini yang selalu memonitor file-file setiap saat.
Jika tidak penting sekali, hindari pemakaian 2 antivirus atau lebih secara bersamaan.

Demikian tips dari kami. Jika anda mempunyai tips pemakaian antivirus yang lain, silahkan ditambahkan, untuk melengkapi artikel ini. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Bagikan...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+
Software, Tips dan Trik